Siapa sih manusia yang dalam hidupnya tak mempunyai resiko? Pastinya siapapun anda memiliki resiko sakit, meninggal dunia dan kecelakaan. Tugas anda adalah menanggulangi resiko terjadi supaya tak mengalami kerugian besar. Salah satunya dengan membekali diri dengan asuransi kesehatan Prudential yang sedang hits dan populer.

Inovasi adalah sesuatu hal yang mutlak dalam bisnis asuransi supaya dapat tetap eksis. Hal tersebut disadari betul oleh PT Prudential Life Assurance yang senantiasa melahirkan terobosan baru yang lebih baik setiap tahunnya. Lalu apa saja inovasi asuransi kesehatan Prudential tahun 2020? Untuk mengetahuinya, silakan simak terus artikel ini.

Semua orang paham, besaran iuran premi BPJS kesehatan sebesar Rp 160 ribu per bulan untuk kelas satu. Sedangkan iuran premi asuransi kesehatan Prudential sebesar Rp 400 ribu per bulan. Perbedaan yang sangat jauh. Lalu asuransi manakah yang anda pilih? Anda tentu akan lebih memilih asuransi kesehatan premi termurah yakni BPJS kesehatan.

Namun Anda mesti berhati-hati karena sesuatu yang murah cenderung kualitas pelayanan yang diberikan kurang maksimal. Seperti halnya beberapa kasus penolakan pasien BPJS oleh pihak rumah sakit. Selain itu, peserta asuransi BPJS terkadang mendapatkan pelayanan yang lambat dari pihak rumah sakit. Yang tentu saja masyarakat banyak mengeluhkan asuransi kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah ini.

Hal ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya pembayaran jasa medis ke pihak rumah sakit oleh BPJS ditunggak dalam jangka waktu lama. Perusahaan ini mengalami defisit sampai Rp 23 triliun. Sedangkan pihak rumah sakit membutuhkan dana tunai pembayaran BPJS untuk membiayai dana operasional sehari-hari.

Solusi untuk semua itu sebenarnya sangat gampang. Anda bisa mengambil asuransi kesehatan alternatif atau pelengkap yakni asuransi kesehatan dari perusahaan swasta. Seperti Prudential. Asuransi Prudential sangat terpercaya dengan iuran premi per bulan sangat terjangkau dengan kualitas layanan terbaik.

Dalam memberikan fasilitas kesehatan yang gratis kepada seluruh rakyatnya maka pemerintah Indonesia belum sanggup untuk menjalankannya. Karena ketersediaan dana yang terbatas. Pemerintah Indonesia lebih memilih mengeluarkan kebijakan program asuransi kesehatan nasional yang dikenal asuransi BPJS kesehatan yang sifatnya terbatas. Dalam arti hanya sebagian penyakit yang ditanggung oleh asuransi ini.

Para peminat asuransi BPJS kesehatan sangat besar. Karena pemerintah mewajibkan semua lapisan masyarakat untuk mengikutinya dengan pilihan kelas satu, dua dan tiga. Dan seiring perkembangan jaman iuran premi BPJS mengalami kenaikan yang cukup tinggi sampai di tahun 2020. Hal tersebut tak terlepas dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengalami defisit keuangan yang besar sekali hingga triliunan rupiah.

Ada keuntungan dan kelemahan bagi seorang peserta BPJS. Pertama, biaya kesehatan yang ditanggung langsung oleh kantor BPJS. Kedua, premi yang dibebankan kepada masyarakat lebih murah ketimbang asuransi kesehatan swasta. Contoh asuransi kesehatan swasta Prudential atau yang lainnya. Ketiga, asuransi terpercaya karena diadakan dan didukung oleh pemerintah.

Sedangkan yang menjadi kelemahan asuransi kesehatan BPJS adalah pelayanan kesehatan yang diberikan cenderung tak maksimal. Hal ini dikarenakan banyaknya pengguna polis asuransi BPJS dan adanya campur tangan pihak pemerintah Indonesia. Yang mana lembaga BPJS kesehatan berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI.

Anda bisa melihat contohnya. Di beberapa rumah sakit di Indonesia telah terjadi penolakan pasien BPJS. Disebabkan tunggakan BPJS belum dibayarkan pada rumah sakit mencapai milyaran rupiah atas jasa pelayanan kesehatan. Sedangkan rumah sakit membutuhkan uang tunai untuk membayar biaya operasional. Seperti bayar listrik, bayar air, bayar makanan dan minuman, bayar jasa dokter, membayar gaji karyawan dan lain sebagainya.

Selain itu, seiring dengan defisit yang dialami oleh BPJS kesehatan membuat beberapa penyakit kronis tertentu yang hanya dapat diklaim. Sedangkan penyakit kronis yang lain tidaklah menjadi tanggungan pihak BPJS. Namun adanya nilai manfaat batas maksimum. Selebihnya biaya yang harus ditanggung oleh nasabah.

Hal inilah yang membuat asuransi BPJS tidak memadai untuk dimiliki seseorang dalam menanggung biaya kesehatan. Diperlukan sebuah asuransi kesehatan tambahan seperti asuransi kesehatan Prudential. Karena pelayanan yang diberikan asuransi kesehatan swasta ini lebih baik, lebih lengkap dan lebih cepat di seluruh dunia dengan sistem cashless tanpa menunggu antrian panjang.

Inovasi Asuransi Kesehatan Prudential Tahun 2020

Ada ratusan jenis penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan Prudential syariah atau konvensional. Hal ini berbanding terbalik dengan asuransi kesehatan BPJS yang hanya memberikan perlindungan kepada puluhan jenis penyakit kronis tertentu. Apalagi saat ini di awal tahun 2020, PT Prudential menerbitkan polis asuransi terbaru yakni PRUTotal Critical Protection Syariah disingkat PRU Top Syariah dan PRU Total Critical Protection disingkat PRU Top.

Kedua jenis asuransi ini termasuk asuransi riders atau tambahan. Yang bermanfaat memberikan perlindungan terhadap 112 penyakit kronis. Dengan banyak macam penyakit yang ditanggung maka anda cukup saja mempunyai satu polis asuransi kesehatan ini untuk menanggung resiko penyakit krisis yang mungkin nanti anda derita.

Premi Asuransi Kesehatan Prudential

Adapun besaran premi berbeda-beda disesuaikan dengan gaya hidup nasabah bersangkutan. Apabila ia bergaya hidup tak sehat seperti merokok atau bekerja di tempat beresiko tinggi merusak kesehatan maka akan dikenakan biaya premi lebih besar daripada nasabah yang mempunyai gaya hidup sehat atau normal.

Selain itu, besaran premi asuransi kesehatan Prudential ditentukan oleh umur calon nasabah itu. Jika ia mendaftarkan diri sebagai nasabah di usia tua maka biaya premi akan jauh lebih besar ketimbang usia muda. Hal inilah yang membuat waktu yang tepat untuk membuat asuransi kesehatan bukanlah ketika tua. Akan tetapi sedini atau semuda mungkin. Sebab semakin muda usia pemohon maka akan semakin murah biaya premi per bulan.

Di dalam asuransi Prudential terdapat asuransi murni dan tambahan serta asuransi unit link atau asuransi investasi. Bagi anda yang ingin jenis asuransi yang bukan hanya memberikan perlindungan biaya kesehatan tapi juga mampu memberikan jaminan perlindungan investasi maka sangat tepat untuk mengambil asuransi unit link atau disebut asuransi investasi.

Premi iuran bulanan untuk asuransi investasi akan lebih mahal ketimbang asuransi murni. Sebab pembagian porsi premi terbagi dua yakni untuk biaya perlindungan kesehatan dan yang satunya untuk biaya investasi. Yang suatu hari jika anda menutup akun asuransi atau habis masa pertanggungan maka dana dalam asuransi investasi bisa anda ambil.

PRU Total Critical Protection memproteksi ratusan jenis penyakit kritis dengan iuran premi per bulan paling rendah Rp 400 ribu setiap bulan. Jika anda memiliki riwayat penyakit kritis atau bawaan maupun mempunyai kebiasaan merokok maka biaya premi lebih besar lagi. Untuk pembayaran premi dapat dilakukan melalui Tokopedia. Adapun besaran manfaat yang bisa didapatkan nasabah PRU Total Critical Protection sebesar lima milyar rupiah.

Di tengah situasi dunia yang sedang merebak virus corona membuat setiap orang harus berhati-hati terutama ketika bepergian ke negara Tiongkok dan berinteraksi dengan masyarakat di Wuhan China sebagai pusat wabah virus corona.

Sampai artikel ini ditulis, virus corona sudah menewaskan seribu orang lebih. Jenis penyakit ini merupakan penyakit baru yang belum ditemukan obatnya. Sehingga sangat berbahaya jika anda membiarkan diri tanpa dilindungi asuransi kesehatan. Manfaat yang didapatkan dari asuransi PRU Total Critical Ptotection adalah melindungi biaya kesehatan dari berbagai penyakit kronis lama maupun baru bahkan penyakit yang belum ditemukan di dunia. Seperti virus corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>